Frater Servatius Tjåkråwirjånå lahir pada tanggal 13 Mei 1910. Setelah studi persiapannya, ia diterima sebagai seminaris di Seminari Menengah di Yogjakarta. Di sini ia menyelesaikan studi bahasa Latinnya dan kemudian masuk Serikat Yesus di Girisonta pada tanggal 7 September 1931. Setelah lulus SMP, ia belajar filsafat selama tiga tahun dan kemudian bekerja sebagai katekis di Jakarta, tempat ia mengajar agama.
Dalam salah satu pelajarannya ia tiba-tiba menderita hemoptisis berat dan dokter harus menyimpulkan bahwa Frater Tjåkråwirjånå menderita TBC. Penderitaannya berlangsung selama tujuh bulan dan kerinduannya akan surga semakin kuat. Tanggal 24 Desember, sehari sebelum Natal tiba di Perguruan Tinggi Ignatius di Djokjakarta dari rumah sakit pesan telepon bahwa Frater Servatius baru saja mengalami hemoptisis parah dan meninggal dua menit kemudian. Baal, S.J. bertanya kepadanya apakah dia bahagia, meskipun ada kesusahan besar, kata Saudara Tjåkrå-wirjånå: Ya, Ayah, tetapi ketika Anda hampir dapat merebut kebahagiaan, dan itu masih berlalu, maka Anda semakin merindukan surga. Dengan sangat sadar, Saudara Tjåkråwirjånå bersiap menjelang kematian, yang tertunda terlalu lama untuk disukainya. Dan dia sering berkata: Jika saya tidak dapat bekerja untuk misi Jawa, saya dapat menderita karenanya dan memberikan hidup saya untuk itu. Saya mau melakukan itu!"
Servatius sekarang beristirahat dalam damai dan berdoa kepada Tuhan kita agar pengorbanan hidupnya dapat bermanfaat bagi berkembangnya misi Jawa. Pada Hari Natal, Misa Requiem yang khusyuk dirayakan di Gereja Kolese Ignatius, setelah itu penguburan dilakukan di Moentilan.
Dengan misi Jawa, tidak hanya mendoakan dermawan religiusnya, yang selama bertahun-tahun mengurus keuangan studinya di Seminari Menengah, tetapi juga para anggota Kongregasi Our Lady Immaculate Conception, seksi 2 Paroki St. Teresa di The Hague, yang memberikan pengorbanannya untuk pembayaran studinya yang lebih tinggi sebagai Jesuit, kata pembawa agung, orang suci Ayub, setelah: “Tuhan telah memberi; Tuhan telah mengambil; Terpujilah nama Tuhan!"