Makam Pater Joannes Schraeder, S.J.
Pater Schraeder lahir pada 26 Agustus 1868. Ia masuk Novisiat Serikat Jesus pada 29 September 1890 dan akhirnya ditahbiskan menjadi seorang imam pada 26 Agustus 1902. Tidak lama menjadi seorang imam, ia ditugaskan ke Indonesia pada tahun 1903. Sejak pertama menginjakkan kaki di Indonesia, ia berada di Pastoran Mendut dan belajar bahasa di sana. Kemudian ia menjadi Pastor Paroki Mendut.
Betapa umat mencintainya. Setiap hari di halaman, di ruang tamu, di meja makan, saat berjalan-jalan, Pastor Schraeder selalu mengajar tentang Allah. Ajarannya selalu bicara tentang kasih Tuhan, ini berarti ia selalu memikirkan dan mengajak banyak orang untuk mengimani Tuhan, yang berarti ia memuji dan mencintai-Nya.
Bersama dengan rekan sesama imam, ia adalah pribadi yang penuh sukacita, canda tawa dan juga pribadi yang sangat pengertian. Ia tahu kapan menghibur umatnya dan juga kapan harus tegas kepada mereka. Kepribadinya sangat lihai seperti air naik turun di sebuah dauh talas. Saat ia belajar bahasa jawa, ia satu kelas dengan para pembesar/superiornya. Di kelas itu, ia bisa menyatukan semua yang belajar bahasa menjadi kumpulan orang-orang yang hangat dan bersemangat belajar. Para pembesarnya pun juga bahagia dapat satu kelas dengannya. Kadang di kelas, ketika mengalami kesulitan belajar, ia menjadi pribadi yang membantu, ceria dan selalu membangkitkan semangat belajar.
Bersama dengan umat, ia juga pribadi yang disukai, disegani dan dicintai, dengan segala pelayanan yang ia lakukan kepada umat sekitar serta pengajaran yang sangat mudah diterima oleh umat. Tak disangka, waktu yang diberikan oleh Tuhan hanyalah sebentar. Pada tahun 1905, Pater Schraeder jatuh sakit. Walaupun dengan kaki lunglai dan tubuh lemas, ia tetap melayani umat.
Tanggal 12 Desember 1905, ia di bawa ke rumah sakit di Magelang. Dengan harapan, penyakitnya dapat disembuhkan. Namun, rupanya itulah kali terakhir Pater Schraeder dapat terlihat oleh umat. Ia tinggal di rumah sakit, dan akhirnya dipanggil oleh Tuhan pada 18 Desember 1905 dalam usianya ke 35.
Beberapa keterangan untuk Menuju Makam Pater Schraeder, SJ
Plang Arah
Setelah dekat dengan jembatan Candi Mendut, perhatikan plang ini yang tidak jauh dari jembatan.
Gang Makam
Gang menuju Makam sangat sempit, tapi untuk 1 mobil saja masih cukup. Hati-hati melewati jalan ini dan di ujung akan menemukan makam. Parikiran di Makam sangat luas.
Salib Milenial
Salib Milenial yang akan Anda temukan saat masuk ke Kerkof Mendut. Salib ini berada di tengah-tengah Kerkof.
Makam P. Schraeder
Makam P. Schraeder sangat sederhana dan terletak di belakang patung Salib Milenial
Ukiran Makam
Satu-satunya makam yang memiliki ukiran yang sederhana ini adalah makam P. Schraeder.
Ibu Sarmi
Pengurus kebersihan Kerkof Mendut yang membuat makam ini bersih dan rapi.
