Bruder Ruijter lahir pada 28 September 1820 dan mengabdikan hidupnya kepada Serikat Yesus, memasuki novisiat pada 27 September 1845. Setelah perjalanan panjang dalam kehidupan religiusnya, ia akhirnya mengucapkan kaul akhir pada 2 Februari 1857. Pada tahun 1870, ia menerima misi ke Hindia Belanda, dengan Larantuka sebagai tempat pertama pengabdiannya.
Selama tujuh tahun, ia bekerja tanpa lelah, membantu Pater Metz, S.J dalam memberikan pelajaran agama di sekolah dan asrama. Di akhir tahun 1876, ia diberikan tugas baru untuk melanjutkan karya misinya di Maumere. Sayangnya, tubuhnya tidak mampu beradaptasi dengan baik terhadap iklim yang keras dan tidak bersahabat. Hanya setahun setelah kepindahannya, pada 30 Januari 1877, ia dipanggil kembali oleh Tuhan dan dimakamkan di Maumere, meninggalkan warisan dedikasi dan pengabdian bagi mereka yang telah ia layani.