Museum opens only by Appointment.

62 024 831 5004

Dilahirkan pada 8 Agustus 1929 di Mertoyudan, Magelang, Pater Wijana adalah putra dari (Alm) Bapak Trits Sutrisna Harjadi dan (Alm) Ibu Pancralia Lestariah; menerima sakramen baptis di Mertoyudan (8 Agustus 1929) dan penguatan di Kapel Celaket, Malang (27 Mei 1945). Ia menempuh pendidikan dasar HIS di Karanganyar (1935-1941), pendidikan menengah pertama di Malang (1942-1946), dan pendidikan menengah atas Seminari di Yogyakarta dan Malang (1946-1952).

Masuk Novisiat Serikat Jesus pada 10 Agustus 1952 di Girisonta, Ungaran; dan mengucapkan kaul pertamanya pada 11 Agustus 1954 di Girisonta, Ungaran. Tahun juniorat ditempuh selama satu tahun (1954-1955) di Girisonta, Ungaran.

Studi filsafat selama tiga tahun di Yogyakarta (1955-1958). Tahun orientasi kerasulan sebagai sub-praefect di SMA Kolese Loyola, Semarang (1958-1960).

Belajar teologi di Yogyakarta pada 1960-1964. Menerima tahbisan rendah dan tonsura dari tangan Mgr. Soegijapranata pada 24 Juli 1958 di Ambarawa; subdiakon dan diakon dari tangan Mgr. Soegijapranata pada 25 dan 26 April 1963 di Yogyakarta; dan imam dari tangan Mgr. Sorgijapranata pada 31 Juli 1963 di Yogyakarta. Setelah menerima tahbisan imamnya, Pater Wijana melanjutkan studi teologinya hingga 1964; dan pada tahun yang sama melanjutkan tahap akhir pembinaannya dalam Jesuit dalam tersiat di Drongen hingga 1965. Kaul akhir sebagai coadjutor spiritualis diucapkannya pada 2 Februari 1966 di Muntilan.

Riwayat Tugas :

Pastor Pembantu Paroki St. Antonius PaduaMuntilan1965-1972
Pastor Pembantu Paroki St. Robertus Bellarminus, CililitanJakarta1973-1979
Pastor Kepala Paroki Hati Kudus Yesus, KarangpanasSemarang1979-1985
Minister Seminari Menengah MertoyudanMagelang1985-1988
Pastor Pembantu Muntilan untuk Tumpang-WonokersoMuntilan1988-1989
Tugas di ProvinsialatSemarang1989-1996
Tugas di Paroki SukorejoSukorejo1996
Archivarist ProvinsiSemarang1996-1997
Pendoa bagi Serikat Jesus dan GerejaGirisonta1997-wafat

Memasuki tahun-tahun terakhir kesehatannya menurun dan akhirnya beliau harus masuk ke Wisma Emmaus, Girisonta, Ungaran, bertugas sebagai Pendoa bagi Serikat Jesus. Tetapi kesehatan beliau tidak semakin bertambah baik dan terus menurun sampai pada akhirnya beliau harus masuk ke R.S. Elisaveth, Semarang, cukup lama dan kembali lagi ke Emmaus sampai Tuhan menghendaki beliau untuk kemabli kepada Bapa di Surga.

Pemakaman

Misa Requiem diadakan di Gereja St. Stanislaus pada hari Selasa, 23 Mei 2000 dan dilanjutkan dengan pemakaman.