Museum opens only by Appointment.

62 024 831 5004

Dilahirkan pada 28 September 1929 di Yogyakarta, Pater Oei Tik Djoen adalah putra dari (Alm) Bapak Josef Pei Tjio Piet dan (Alm) Ibu Maria Margaretha Liem Ting Nio; menerima sakramen baptis di Paroki Senopati, Yogyakarta (1934), penguatan di paroki yang sama (1937). Ia menempuh pendidikan dasar di Yogyakarta (1935-1945); pendidikan menengah di Seminari Menengah Yogyakarta (1945-1948).

Masuk Novisiat Serikat Jesus pada 22 April 1948 di Muntilan; dan mengucapkan kaul pertamanya 27 April 1950 di Girisonta, Ungaram; tahun juniorat ditempuh dalam tujuh bulan (Januari-Agustus 1950) di Girisonta, Ungaran.

Studi filsafat selama tiga tahun (1950-1953) di Yogyakarta. Tahun orientasi kerasulan sebagai survelillant di Jakarta untuk SMP dan SMA (1953-1958), Guru SMP dan SMA serta administrasi sekolah Kolese Kanisius, Jakarta (1957-1958), studi bidang ilmu bumi di Jakarta (1953-1955), dan studi bahasa inggris di Jakarta (1956-1958)

Belajar teologi di Yogyakarta pada tahun 1958-1962. Menerima tahbisan tonsura dan rendah dari tangan Mgr. Willekens pada 24 Juni 1953 di Ambarawa; subdiakon dari tangan Mgr. Soegijapranata pada 15 April 1961 di Yogyakarta; diakon dari tangan Mgr. Soegijapranata pada 16 April 1961 di Yogyakarta; dan imam dari tangan Mgr. Soegijapranata pada 22 Agustus 1961 di Yogyakarta. Setelah tahbisan Pater Oei Tik Djoen melanjutkan studi teologi hingga tahun 1962; dan Agustus pada tahun yang sama menjalani tahap akhir pembinaan sebagai Jesui dalam tersiat di Amerika Serikat hingga Juni 1963 di bawah bimbingan P Hugi Gehrlemam. Kaul akhir sebagai coadjutor spiritualis diucapkannya di hadapan P G. Schoonhoff, S.J pada 2 Februari 1964 di Yogyakarta.

Hidup dan pekerjaan sejak kaul akhir hingga akhir hayatnya sebagai berikut: