Dilahirkan pada 13 Juli 1929 di Zevenbergen, Nederland, Pater Tom adalah putra dari Bapak Wilhelmus Adrianus Jacobs († 1981) dan Ibu Catharina Maria Antonia van Alphen († 1992). Di hari yang sama pula ia langsung menerima sakramen pembaptisan di Paroki St Bartholomeus, Zevenbergen. Menempuh pendidikan dasar Lagere School di Zevenbergen (1936-1942), lalu Gymnasium-A di Breda (1942-1948).
Tom masuk Novisiat Serikat Jesus pada 7 September 1948 di Mariëndaal, Grave; lalu dikirim ke Indonesia pada 16 September 1949 untuk melanjutkan masa Novisiatnya di Girisonta; mengucapkan kaul pertamanya 8 September 1950 di Novisiat St Stanislaus, Girisonta; masa junionrat ditempuh selama dua tahun (1950-1951) juga di Girisonta. Usai juniorat ia ditugaskan untuk belajar filsafat di Yogyakarta (1951-1954), dan selanjutnya menjalani tahap orientasi kerasulan sebagai pamong dan guru di SMA Kolese Loyola, Semarang (1954-1956). Studi teologi ditempuhnya pada 1956-1960 di Kolese St Ignatius, Yogyakarta.
Tom menerima tahbisan rendah di Ambarawa pada Juli 1954 dari tangan Mgr Albertus Soegijapranata SJ, subdiakon pada 11 Mei 1959, diakon pada 13 Mei 1959, keduanya di Jakarta dari tangan Mgr A Djajaseputra SJ. Tahbisan imamat ia terima pada 31 Juli 1959 dari tangan Mgr A Soegijapranata SJ di Yogyakarta. Setahun setelah tahbisan imamat, pada 1960-1961 ia menempuh formatio tersiat di Girisonta dalam bimbingan Mgr P. Willekens SJ.
Tersiat selesai, dan pada 1961-1963 Tom muda ditugaskan untuk mengajar teologi untuk teologan SJ dan Seminari Tinggi di Yogyakarta. Serikat Jesus memberinya tugas belajar Kitab Suci di Roma selama 3 (tiga) tahun, 1963-1966. Semasa berada di Roma inilah Pater Tom Jacobs mengucapkan kaul akhirnya sebagai profes yang diterima langsung oleh Pater Jenderal Pedro Arrupe.
Usai studinya di Roma pada 1966 Pater Tom kembali ke Indonesia, mengajar Kitab Suci dan Teologi pada Fakultas Teologi Wedabhakti (FTW, dulu Institut Filsafat Teologi, IFT), Kentungan, dan bertempat tinggal di Kolese St Ignatius, Yogyakarta, hingga masa pensiun tiba pada 1 Agustus 1994. Masa pensiun dinikmatinya dengan tinggal di Pastoran Gereja St Antonius, Kotabaru, Yogyakarta sejak 1994 hingga ia dipanggil kembali oleh Allah yang diimani, diperjuangkannya dalam pergumulan teologis, dan reksa pastoral sebagai pembantu pastor paroki Kotabaru.
Tidak sedikit umat, bahkan dari luar kota Yogyakarta, datang berduyun-duyun ke Gereja St Antonius, Kotabaru, pada Minggu Pertama dalam bulan untuk mendengarkan khotbah-khotbahnya!
Tom Jacobs! Teolog dan ekseget ini, menurut sejumlah mahasiswanya, “lebih Paulus daripada Paulus sendiri”. Memang, dari sekian ratus buku yang ditulisnya adalah Paulus, Hidup serta Karyanya, buku Meditasi mengenai Paulus, dan buku Jesus Kristus dalam Perjanjian Baru, catatan terhadap dua dokumen konstitutif Dei Verbum dan Lumen Gentium.
Tom Jacobs! Ia orang yang tak kerasan dengan hanya berdiam diri. Di masa pensiun pun, ia tetap bersedia dan sanggup diminta mengajar di FTW dan beberapa perguruan tinggi di Yogyakarta. Belum lagi aktivitasnya di Perpustakaan Kolsani, pemberian retret-retret, ceramah, bimbingan rohani, menulis artikel dan buku dengan beragam tema, penerjemahan dokumen Serikat Jesus, dan banyak kegiatan lain. Tentang dia seorang rekan berujar, “Tom setiap kali memberikan sumbangan yang berharga.” Bahkan di saat-saat akhir hidupnya Tom masih menyediakan diri menyusun sebuah buku panduan untuk retret anotasi 19 bagi Provinsi dalam menyambut Jubileum 150 tahun Jesuit di Indonesia.
Dedikasi penuhnya dalam pengajaran dengan pengabdian melalui karya-karya tulis dan ceramah dihargai dengan pengangkatannya sebagai Guru Besar Teologi Universitas Sanata Dharma pada 13 September 2003.
Tetapi, ia pernah pula bilang pada seorang sahabatnya, “Saya masuk rumah sakit setiap tahun!” Memang, ia tak bisa mengelak dari kenyataan seiring usia bertambah, pola hidup dengan berbagai aktivitas tidak sepadan dengan kondisi kesehatannya yang tidak selalu baik.
Sekilas hidup dan pekerjaan sejak kaul akhir hingga akhir hayatnya sebagai berikut.
| Macam tugas/pekerjaan | Tempat | Tahun |
| Dosen Teologi | Kolese St Ignatius, Yogyakarta | 1961-1963 |
| Studi Kitab Suci | Roma | 1963-1966 |
| Dosen Teologi | FTW [IFT], Yogyakarta | 1966-1995 |
| Sabatikal: Studi Spiritualitas Ignasian | Roma dan Amerika Serikat | 1995 |
| Menerjemahkan Konstitusi SJ dan Norma Pelangkap, dan memperkenalkannya bagi seluruh Provinsi IDO | 1996 | |
| Pensiun sebagai Dosen; Pastor Pembantu | Paroki St Antonius, Kotabaru, Yk. | 1994-wafat |
Requiem & Pemakaman
Jenazah Pater Tom Jacobs disemayamkan di Kolese St Ignatius, Yogyakarta pada Sabtu, 5 April s.d. Minggu, 6 April 2008; Ekaristi requiem diadakan di Gereja St Antonius, Kotabaru, Yogyakarta, pada Minggu, 6 April 2008, pukul 20.00 WIB.
Pada Senin, 7 April 2008, pukul 08.00 WIB jenazah Pater Tom Jacobs dibawa ke Gedung Administrasi Pusat, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta untuk mendapatkan penghormatan terakhir. Dan selanjutnya dibawa ke Taman Getsemani, Novisiat St Stanislaus Giri-sonta, Ungaran, untuk ekaristi requiem [pkl 12.30WIB ] dan pemakaman.