Lahir dengan nama Tarcisius Warsiman di Gancahan Vi, Sidomulyo, Godean, Yogyakarta pada tanggal 15 Mei 1949, putra dari pasangan suami istri Bapak Stephanus Suyud Atmaredja (yang meninggal pada tanggal 17 Februari 1998) dan Ibu Elisabeth Lasiyem Atmaredja (yang meninggal pada tanggal 20 April 1992). Pater Suyudanta anak kelima dari tujuh bersaudara (3 kakak laki-laki, 1 kakak putri, serta 2 adik laki-laki).
Ia menempuh pendidikan dasar di SD BOPKRi, Yogyakarta (1956-1962), pendidikan menengah pertama di SMP Kanisius Godean, Yogyakarta (1963-1965), dan pendidikan menengah atas di Seminari Menengah, Mertoyudan (1965-1970).
Masuk Novisiat Serikat Jesus pada 5 Januari 1971 di Girisonta, Ungaran, dan mengucapkan kaul pertamanya pada 6 Januari 1973 juga di Girisonta, Ungaran.
Studi filsafat selama dua tahun (1973-1975) di Jakarta. Tahun orientasi kerasulan di Kolese Kanisius, Jakarta (1976).
Belajar teologi di Yogyakarta pada 1976-1979. Menerima tahbisan imam pada 29 Desember 1979 dari tangan Justinus Kardinal Darmojuwono di Yogyakarta. Setelah tahbisan imamnya, Pater Suyudanta mendapatkan penugasan sebagai Moderator Kolese de Britto (1980-1984), Sekretaris Yayasan de Britto (1980-1984), Pastor Pembantu Paroki Jl. Malang, Jakarta (1984), dan pada bulan September 1984 menjalani tahap akhir pembinaan sebagai Jesuit dalam tersiat di Novaliches, Manila, Filipina hingga Maret 1985. Kaul akhir diucapkannya pada 18 Januari 1989 di Kolese Kanisius, Jakarta.
Hidup dan pekerjaan sejak kaul akhir hingga akhir hayatnya sebagai berikut :
| Penjabat Pastor Kepala Paroki Jl. Malang | Jakarta | 1985 |
| Kursus Management+Keuangan di Prasetya Mulya | Jakarta | 1985 |
| Pastor Kepala Paroki Tangerang | Tangerang | 1986 |
| Direktur SMA Kanisius | Jakarta | 1986-1995 |
| Konsultor Komunitas Kolese Kanisius | Jakarta | 1986-1995 |
| Sabatikal | Inggris | 1995-1996 |
| Pastor Pembantu Paroki Purbayan | Surakarta | 1996-1999 |
| Direktur Yayasan Kanisius Cabang Yogyakarta | Yogyakarta | 2000-wafat |
| Penasihat Management SMA de Britto | Yogyakarta | 2001-2002 |
Pater Suyudanta dipanggil Tuhan karena kecelakaan lalu lintas dalam usia 56 tahun pada 10 Mei 2005 ketika perjalanan menuju Bogor/Jakarta. Jenazah dibaringkan di Rumah Sakit Umum Indramayu, Jawa Barat. Kemudian di bawa oleh Komunitas Kanisius, Jakarta dan dibawa ke RS Panti Rapih dan disemayamkan hingga 11 Mei 2005. Kemudian disemayamkan kembali di Kapel Ignatius Sanata Dharma.
Misa Requiem dilaksanakan di Kapel Ignatius Mrican, Sanata Dharma pada 11 Mei 2005 dan kemudian jenazah diberangkatkan ke Girisonta, disemayamkan seperlunya dan kemudian dimulai Upacara pemakaman di Taman Makam SJ Girisonta.