Bruder Mulyoharjono, atau lebih akrab disapa Bruder Mul, lahir di Bekang Panggang, Ganjuran pada 1 Mei 1925, dari pasangan petani (Alm) Bapak dan (Alm) Ibu Sapawira. Bruder Mul menempuh pendidikan dasar Sekolah Rakyat (SR) Schakelschool di Ganjuran (1941-1944).
Pada usia 25 tahun ia masuk Novisiat Serikat Jesus di Novisiat St Stanislaus, Girisonta pada 7 September 1950; dan mengucapkan kaul pertamanya pada 8 September 1952 di Novisiat Girisonta, Ungaran. Setelah mengucapkan kaul, Bruder Mul ditugaskan bekerja di Girisonta (1952-1956). Selanjutnya Bruder Mul menerima penugasan di Seminari Menengah Mertoyudan (1956) selama satu tahun, lalu tiga tahun di Seminari Tinggi St Paulus, Kentungan (1957-1960).
Tahap tersiat dijalani Bruder Mul di Girisonta (1960-1961). Ia mengucapkan kaul terakhirnya dalam Serikat pada 15 Agustus 1961 di Girisonta.
Riwayat tugas dari kaul akhir sampai wafatnya
| Kerumahtanggaan Komunitas Novisiat | Girisonta | 1960-1968 |
| Kerumahtanggaan Pastoran Tangerang dan Marfati | Tangerang | 1968-1981 |
| Karya sosial dan pastoral Paroki Bongsari | Semarang | 1981-1986 |
| Perkebunan KPTT | Salatiga | 1986-2006 |
| Pendoa bagi Gereja dan Serikat Jesus | Girisonta | 2006-wafatnya |
Rasanya, tidak ada hal yang membuat Bruder Mul merasa resah dalam hidupnya. Sebab, rupanya ada tiga hal sederhana yang membuatnya tetap kelihatan bugar dan sehat pada masa senja hidupnya: motor BMW R 56-nya, rokok yang selalu mengepulkan asap, dan ketawanya yang renyah.
Bruder Mul, terima kasih atas kehadiran Bruder di antara kami semasa hidup. Sugeng tindak untuk menikmati istirahat yang damai di pangkuan Bapa Abadi. Doakan kami yang masih berziarah di bumi ini.
Ekaristi Requiem dan Pemakaman