Karena keinginannya itu, ia melamar ke Serikat Jesus dan dan diterima. Ia kemudian secara resmi memulai masa novisiat pada 7 September 1962 di Novisiat St. Stanislaus. Dua tahun kemudian, tepatnya pada 8 September 1964, ia mengucapkan kaul pertama dan ditugasi untuk melanjutkan ke jenjang formasi juniorat selama satu tahun (1964-1965), juga di Kolese St. Stanislaus, Girisonta.
Formasi Filsafat dijalani Pater Harda di Pullach, Jerman selama tiga tahun (1965-1968). Setelah selesai filsafat, ia ditugasi untuk menjalani tahap orientasi kerasulan (TOK) di Kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), yaitu menjadi Asisten Direktur (1968-1970). Kemudian selama tiga tahun (1970-1973), ia menjalani formasi Teologi di Institut Filsafat dan Teologi (sekarang Fakultas Teologi Wedabhakti-Universitas Sanata Dharma) Yogyakarta.
Tahbisan diakon diterima Pater Harda di Kapel Seminari Tinggi St. Paulus, Yogyakarta dari tangan Bapak Justinus Kardinal Darmoyuwono pada 7 Desember 1972 dan satu hari kemudian, juga dari tangan Bapak Justinus Kardinal Darmoyuwono , ia menerima tahbisan imam (8 Desember 1972) di Gereja St. Antonius Padua, Kotabaru, Yogyakarta. Tujuh tahun setelah tahbisan imam, Pater Harda menjalani program formasi akhir atau Tersiat di Kolese Stanislaus, Girisonta di bawah bimbingan P A. Soenarja, S.J. selama enam bulan (1 Januari 1979 – 21 Juli 1979). Akhirnya, pada 22 Maret 1984, Pater Harda mengucapkan kaul terakhirnya di Kapel Kapel Kolese Kanisius, Jakarta dan diterima oleh P J. Darminta, S.J. dengan gradus profess empat kaul.
Riwayat tugas Pater Hardaputranta, S.J. setelah tahbisan
| Studi Khusus bidang Filsafat | Jerman | 1973-1975 |
| Dosen Filsafat di STF Driyarkara | Jakarta | 1975-1979 |
| Pater Unit di Skolastikat Kramat VII Kolese Hermanum | Jakarta | 1976-1979 |
| Anggota Komisi Kerasulan Sosial | 1977-1983 | |
| Ketua Komisi Pendidikan KWI | Jakarta | 1979-1986 |
| Direktur LPPS | Jakarta | 1984-1996 |
| Anggota Konsultor Provinsi Indonesia | 1984-1990 | |
| Superior Regio Thailand | Bangkok | 1996-2002 |
| Delegat UNESCAP | Bangkok | 1998-2002 |
| Pastor Rekan Gereja St. Theresia, Paroki Bongsari | Semarang | 2003-2009 |
| Pastor Kepala Gereja St. Antonius Padua, Kotabaru | Yogyakarta | 2009-2016 |
| Sabatikal di Rumah Provinsialat SJ | Semarang | 2016 |
| Pastor Rekan Gereja St. Theresia, Paroki Bongsari | Semarang | 2016-wafatnya |
Misa Requiem dan Pemakaman
Jenazah disemayamkan 6 Maret 2020, di Kolese Kanisius, Jakarta dan diadakan perayaan Ekaristi pada malam hari pukul 20.00 WIB. Esok harinya, 7 Maret 2020, jenazah Pater Harda diberangkatkan ke Gereja St. Theresia, Bongsari, Semarang, dilanjutkan dengan misa Requiem di Gereja St. Theresia, Paroki Bongsari kemudian dilanjutkan dengan pemakaman di Taman Makam Maria Ratu Damai, Girisonta, Bergas, Ungaran.