Lahir di Pijenan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, 8 Oktober 1932, Pater Suradibrata adalah putera dari (Alm) Bapak Constantius Suradibrata dan (Alm) Ibu Bernarda Sukisni Suradibrata. Satu bulan setelah kelahirannya ia menerima baptis pada 8 November 1932 di Gereja Hati Kudus, Ganjuran. Pendidikan dasar SD (1939-1946) dan SMP (1946-1949) ditempuh di Yogyakarta, Pater Suradibrata melanjutkan pendidikan calon imam di Seminari Kecil Mertoyudan (1949-1954).
Pater Suradibrata masuk Novisiat Serikat Jesus di Girisonta pada 7 September 1954, dan mengucapkan kaul pertamanya pada 8 September 1956 di Novisiat Girisonta, Ungaran. la melanjutkan formasinya dengan menempuh tahun juniorat (1956-1958) di Girisonta dan Yogyakarta.
Setelah itu Pater Suradibrata menempuh studi filsafat di Poona, India selama 4 tahun (1959-1962). Kemudian ia menjalani studi teologi di Kolese St. Ignatius, Yogyakarta (1962-1966). Ia menerima tahbisan tonsura dan tahbisan rendah di Mertoyudan pada 24 Juli 1962 dari tangan Mgr A. Albers S.J.; tahbisan subdiakon pada 30 April 1965 dan diakon pada 30 April 1965 di Yogyakarta oleh Mgr J. Darmojuwono Pr. Tahbisan imam diterimanya pada 31 Juli 1965 dari tangan Mgr Justinus Darmojuwono, Pr. di Gereja St. Antonius Padua, Kotabaru, Yogyakarta.
Sebagai romo muda Paulus Suradibrata ditugaskan menjadi pastor Paroki St. Antonius Padua, Muntilan (1966-1968). Kemudian Pater Suradibrata ditugaskan menjadi Bendahara Pengurus Yayasan Loyola, Semarang (1968) seraya menjadi Pastor Paroki St. Yusup, Gedangan, Semarang (1968-1970). Kemudian ia bertugas sebagai Pamong di Seminari Menengah Mertoyudan pada 1970 dan dua tahun kemudian ditugaskan menjadi Rektor Seminari Menengah Mertoyudan (1972-1975). Pater Suradibrata juga pernah menjadi Rektor Kolese St. Ignatius, Yogyakarta (1982-1987). Ia juga cukup lama bertugas melakukan pelayanan di paroki, yaitu di Paroki St. Yusup, Gedangan, Semarang
(1993 – 2009) dan di Paroki St. Antonius Padua, Purbayan, Surakarta, mulai dari 2009 sampai dengan wafatnya.
Formasi terakhir Pater Suradibrata, yaitu tersiat dijalani di Amerika Serikat pada tahun 1967- 1968. Ia mengucapkan kaul akhir pada 2 Februari 1974 di Gereja St. Stanislaus Kostka, Ungaran, sebagai Profess Empat Kaul.
Pater Paulus Suradibrata, S.J. adalah Provinsial Provinsi Indonesia Serikat Jesus tahun 1975 – 1981. Beliau juga Asisten Pater Jenderal untuk Asistensi Asia Timur tahun 1987 – 1993.
Riwayat tugas dari kaul akhir sampai wafatnya
Rektor Seminari Menengah St. Petrus Kanisius Mertoyudan 1972-1974
Konsultor Provinsi 1973
Provinsial Provinsi Indonesia Serikat Jesus Semarang 1975-1981
Sabatikal 1981
Rektor Kolese St. Ignatius (Kolsani) Yogyakarta 1982-1987
Ketua Pengurus Yayasan Realino Yogyakarta 1982-1987
Anggota Komisi Formasi SJ 1982-1987
Peserta Kongregasi Jenderal 33 1983
Admonitor Wisma dan Asrama Realino Yogyakarta 1984
Anggota Dewan Keuangan Provinsi Indonesia SJ 1985-1986
Ketua Yayasan Sanata Dharma Yogyakarta 1985-1988
Asisten Pater Jenderal untuk Asistensi Asia Timur Roma 1987-1993
Acting Pastor Kepala Paroki St. Yusup Gedangan, Semarang 1993
Pastor Kepala Paroki St. Yusup Gedangan, Semarang 1993-2006
Anggota Komisi Kerasulan Paroki SJ 1994
Pastor Pembantu Paroki St. Yusup Gedangan, Semarang 2006-2009
Pelayanan pastoral Paroki St. Antonius Purbayan, Surakarta 2009-RIP
Litugi dan Misa Requiem, serta Pemakaman
Jenazah Pater Paulus Suradibrata, S.J. disiapkan di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta dan dibawa ke Gereja St. Antonius Padua, Purbayan, Surakarta. Misa Penghormatan diselenggarakan pada Senin, 1 Januari 2018 di Gereja St. Antonius Padua, Purbayan, Surakarta. Jenazah kemudian dibawa ke Kolese St. Staniuslaus Kostka, Girisonta, Ungaran. Misa Requiem akan diadakan pada Selasa, 2 Januari 2018 di Gereja St. Stanislaus Kostka, Girisonta, Ungaran, dilanjutkan dengan pemakaman di Taman Makam Maria Ratu Damai, Girisonta, Bergas, Ungaran.