Pater Nicolas Dumais kelahiran 5 Desember 1938 di Jakarta di Yogyakarta, adalah anak dari pasangan almarhum Bapak Alfred Dumais dan Almarhumah Ibu Elize Henriette van Slooten. Beliau belajar di Kolese Kanisius tahun 1950 – 1951 sebelum meneruskan ke SMP Strada dari tahun 1951 – 1953 dan akhirnya masuk Seminari Rendah di Jakarta dari 1952 – 1953. Setelah menyelesaikan pendidikan Seminari Rendah di Jakarta, beliau melanjutkan ke Seminari Menengah Mertoyudan dari 1953 – 1956.
Pater Dumais masuk Novisiat SJ di Girisonta pada 7 September 1956; mengucapkan kaul pertama pada 8September 1958, dan dilanjutkan tahun juniorat di Girisonta tahun 1958 – 1960. Studi filsafat ditempuhnya di Poona, India (1960-1963). Usai studi filsafat Frater Nico ditugaskan belajar Bahasa Inggris di Universitas Sanata Dharma (1963-1965). Setelah menyelesaikan tugas studi, Frater Nico menjadi moderator di Kolese Loyola (1965 – 1967).
Tiga tahun berikutnya (1967-1970) Frater Nico belajar teologi di Fakultas Teologi Wedabhakti, Yogyakarta. Ia ditahbiskan diakon pada 2 September 1969 dan imam pada 18 Desember 1969, keduanya di Yogyakarta, oleh Justinus Kardinal Darmoyuwono, Uskup Agung Semarang.
Pater Nico menjalani formasi tersiatnya di Girisonta mulai 19 Juni – 19 Desember 1976 di bawah bimbingan P A. Soenarja, S.J. dan mengucapkan kaul akhir di Kapel St. Ignatius Loyola, Kolese Loyola, Semarang di hadapan P P. Suradibrata, S.J. dengan gradus Coadjutor Spiritualis.
Setelah tahbisan dan selesai teologi, tugas pertamanya ialah menjadi guru Bahasa Inggris di SMA Kolese Loyola (1971 – 1975), lalu menjadi wakil kepala sekolah (1976 – 1983) dan kemudian menjalani sabatikal di Faber House, Chicago, Amerika Serikat (1983 – 1984). Setelah sabatikal, beliau menjadi kepala sekolah SMA Kolese Kanisius (1985 – 1988), Pater Unit Pulo Mas, Kolese Hermanum Jakarta (1988 – 1993), Pater Unit Rawasari, Kolese Hermanum dan dosen bahasa Inggris di STF Driyarkara (1994 – 1999). Dari Kolese Hermanum, Pater Nico kemudian ditugaskan sebagai pastor mahasiswa di Wisma SJ Depok (1999 – 2013), pastor rekan dan tugas pastoral care di Paroki Ekspatriat (1999 – 2018). Per 3 Januari 2019, Pater Nico Dumasi mendapatkan SK baru untuk berdoa bagi Serikat Yesus di Wisma Emmaus, Girisonta. Namun sebelum beliau sempat menempati tempat yang baru di Girisonta, beliau beberapa kali masuk rumah sakit dan akhirnya dipanggil Tuhan.
Riwayat tugas Pater Nicolaus Dumais, S.J. setelah Tahbisan
| Guru Bahasa Inggris SMA Kolese Loyola | Semarang | 1971-1975 |
| Tersiat | Girisonta, Ungaran | 1976 |
| Wakil Kepala Sekolah SMA Kolese Loyola | Semarang | 1976-1983 |
| Sabatikal | Chichago, USA | 1983-1984 |
| Kepala Sekolah SMA Kanisius | Jakarta | 1985-1988 |
| Pater Unit Pulo Nangka | Jakarta | 1988-1993 |
| Pater Unit Rawasari | Jakarta | 1993-1999 |
| Dosen Bahasa Inggris STF Driyarkara | Jakarta | 1993-1999 |
| Pastor Mahasiswa Wisma SJ Depok | Depok | 1999-2013 |
| Pastor Rekan dan Pastoral Care Paroki Ekspatriat | Jakarta | 2013-2018 |
| Pendoa bagi Serikat Yesus | Girisonta | 2019-wafat |
Ekaristi dan Pemakaman
Jenazah disemayamkan dan dilakukan misa pemberkatan di Kapel Kolese Kanisius, Jakarta pada 4 Februari 2019. Jenazah diberangkatkan ke Girisonta pada 5 Februari 2019 setelah diadakan misa pemberangkatan jenazah. Misa requiem dilaksanakan pada 6 Februari 2019 di Gereja St. Stanislaus Kostka, Girisonta, dan dilanjutkan dengan pemakaman di Taman Makam Maria Ratu Damai, Girisonta