Romo Redemptus Murtrisunu Wisnumurti atau lebih akrab disapa Romo Wisnu dipanggil oleh Tuhan dari antara kita, dari tengah-tengah umat yang digembalakannya di Paroki Kotabaru, di saat Pater Jenderal baru saja menugaskan Romo Wisnu sebagai Pembesar para Jesuit di Yogyakarta dan Jawa Tengah bagian Selatan, dan ketika Pater Provinsial memercayainya menjadi anggota Komisi Paroki Provinsi Indonesia Serikat Jesus.
Romo Wisnu, kelahiran 29 November 1953 di Wonosari, Daerah Istimewa Yogyakarta adalah putra dari pasangan Bapak Stanislaus Moersaid (†) dan Ibu Theresia Siti Watilah Moersaid. Menempuh pendidikan dasar Sekolah Dasar Pangudi Luhur di Yogyakarta (1959-1965); lalu melanjutkan ke SMP dan SMA Seminari Mertoyudan (1966-1971), dan berlanjut ke tahun Propaedeuse selama satu tahun (1972).
Lulus dari SMA Seminari Mertoyudan Romo Wisnu masuk Novisiat Serikat Jesus di Girisonta pada 5 Januari 1973; dan sesudah 2 (dua) tahun Novisiat ia mengucapkan kaul pertama pada 1 Januari 1975. Studi filsafat ditempuhnya di STF Driyarkara, Jakarta (1975-1977), dan selepas filsafat ia mendapat tugas sebagai pamong Seminari Menengah Saumlaki, Tanimbar sebagai frater TOK-er (1978-1979). Selesai menjalani Tahap Orientasi Kerasulan di Tanimbar ini Romo Wisnu belajar teologi di Institut Filsafat dan Teologi (sekarang Fakultas Teologi Wedabhakti, Kentungan) selama 3 (tiga) tahun, 1980-1982. Romo Wisnu menerima tahbisan diakon pada 20 Oktober 1982, dan tahbisan imamat pada 30 Desember 1982, semua dari tangan Bapak Justinus Kardinal Darmajuwono, Uskup Agung Semarang kala itu.
Sebagai imam muda Romo Wisnu bertugas menjadi Pastor Pembantu Paroki St. Yohanes Penginjil, Kebayoran Baru, Blok B, Jakarta (1983-1987). Selepas itu Provinsial menugaskan Romo Wisnu menjadi sekaligus Pamong dan Minister di Seminari Menengah Wacana Bhakti, Jakarta (1987-1993), dan dalam perjalanan waktu di Wacana Bhakti ini ia ditugaskan menjadi Direktur SMA Kolese Aloysius Gonzaga, Jakarta (1991-1993).
Tahap akhir formasinya sebagai Jesuit ditempuhnya dalam Tersiat pada Mei 1987 s.d. Februari 1988 di Girisonta di bawah bimbingan Pater Ferdinandus Heselaars Hartono yang belum lama ini dipanggil Tuhan (2 Februari 2011). Tersiat memantapkan langkah Romo Wisnu sebagai Jesuit melalui kaul akhirnya pada 13 September 1990 di Gereja Katedral, Jakarta.
Riwayat tugas Romo R.M. Wisnumurti, S.J.
| Macam tugas/pekerjaan | Tempat di | Tahun |
| Pastor Pembantu Paroki Blok B | Jakarta | 1983-1987 |
| Pamong dan Ministeri Seminari Wacana Bhakti | Jakarta | 1987-1993 |
| Direktur SMA Kolese Gonzaga | Jakarta | 1991-1993 |
| Pastor Kepala Paroki Blok B | Jakarta | 1993-1996 |
| Pastor Kepala Paroki Katedral | Jakarta | 1996-2006 |
| Superior in Diaspora Jakarta | Jakarta | 1996-2006 |
| Pastor Kepala Paroki Kotabaru | Yogyakarta | 2006-wafatnya |
| Acting Superior in Diaspora Yogyakarta | 2006-2010 | |
| Superior in Diaspora Yogyakarta | Yogyakarta | 2011-wafatnya |
Ekaristi Requiem dan Pemakaman
Jenazah disemayamkan di Kolese St. Ignatius (Kolsani), Yogyakarta pada Sabtu-Minggu, 19-20 Februari 2011.
Ekaristi Requiem dilaksanakan di Kolese St. Ignatius, Yogyakarta pada Sabtu, 19 Februari 2011, di Gereja St. Antonius, Kotabaru pada Minggu, 20 Februari 2011, dan di Gereja St. Stanislaus, Girisonta pada Senin, 21 Februari 2011. Setelah misa pada tanggal 21 Februari 2011 dilanjutkan dengan pemakaman.