Museum opens only by Appointment.

62 024 831 5004

Lahir pada tanggal 5 Maret 1908 di Den Haag, Nederland, dari keluarga Hermanus Cornelis dan Barbara Gertruida Wiegers. Ia dipermandikan pada 6 Maret 1908 di gereja paroki St. Theresia Agung, Den Haag, dan menerima sakramen penguatan di gereja St. Jacobus, Den Haag, pada bulan November 1919. Ayah adalah buruh pabrik gas dan ibu adalah ibu rumah tangga.

Sekolah Dasar di Den Haag pada tahun 1914 – 1920. Pada tahun 1920 – 1925 masuk Seminari Minor Missiehuis PP. C.S.Spr, dan melanjutkan sekolah di Schola Carolina, Den Haag, tahun 1925 – 1926.

7 September 1926 masuk Serikat Yesus di Novisiat, Mariendaal. Dan di tempat yang sama ia mengucapkan kaul pertama pada tanggal 8 September 1928. Juniorat di Mariendaal pada tahun 1928 – 1929. Pada tahun 1929-1932 belajar filsafat di Kolese Berchman, Nijmegen. Menjadi surveillant di Kolese Kanisius Nijmegen, tahun 1932 – 1933. Pada tahun 1933-1937 belajar teologi di Leuven, Belgia.

15 Agustus 1936 ia ditahbiskan imam oleh Mgr. Lemmens di Maastricht. Menjalani masa tersiat di Munster, 15 September 1937 – 15 Juli 1938 di bawah bimbingan Pater P.W. Sierp, S.J. Dan pada tanggal 15 Agustus 1946 mengucapkan kaul akhir di Jakarta.

1938-1941 belajar bahasa Sunda dan pastor pembantu di Sukabumi. 1941-1943 menjadi pastor paroki Yogyakarta, tinggal di Kolese Ignatius 1943-1945 di tawan oleh Jepang dan ditawan di kamp Benteng-Yogyakarta, Baros, dan Cimahi. pada tahun 1945 ditawan oleh tentara republik di Pundung, Bantul-Yogyakarta.

1946 – 1948 menjadi pasto pembantu di paroki St. Theresia, Jakarta. 1948 – 1967 menjadi pastor pembantu paroki Randusari, Semarang. 1967 – 1975 menjadi pastor pembantu di Kebayoran Baru Blok B, Jakarta. 1975 – 1977 menjadi pastor pembantu di paroki Purbayan, Surakarta. 1978 – 1986 menjadi pastor pembantu di Samadi Klender dan St. Anna, Jakarta. Pada tanggal 20 November 1986 istirahat di Wisma Emmaus, Girisonta — Ungaran, Jawa Tengah.

Pada 16 Februari 1989 jam 01.57, dipanggil oleh Tuhan di R.S. St. Elizabeth, Semarang. Dan ia dimakamkan di Giri Sonta, Ungaran.