Museum opens only by Appointment.

62 024 831 5004

Romo I. Kuntara Wiryamartana, S.J. lahir di Klaten, pada 19 Oktober 1946, dari pasangan (Alm) Bapak Engelbertus Markoyo Wiryamartana dan (Alm) Ibu M.M. Mukali Wiryamartana.

Sesudah menyelesaikan pendidikan dasarnya, Kuntara masuk Seminari Menengah St Petrus Kanisius, Mertoyudan pada 1958. Ia masuk Novisiat Serikat Jesus di Girisonta pada 7 September 1965, dan mengucapkan kaul pertamanya pada 8 September 1967. Lalu ia menempuh studi di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta pada 1968-1970. Studi filsafat ditempuhnya di STF Driyarkara, Jakarta selama 1 tahun, 1971-1972, dilanjutkan dengan Tahap Orientasi Kerasulan dengan tugas studi Sastra Jawa di Universitas Gajah Mada, 1968-1976. Frater Kuntara melanjutkan formasinya dengan belajar Teologi pada Institut Filsafat dan Teologi (IFT) Kentungan, Yogyakarta, 1975. Bapak Julius Kardinal Darmoyuwono, menahbiskannya sebagai diakon pada 27 September 1978, dan menahbiskannya sebagai imam pada 8 Desember 1978, di Yogyakarta.

Sebagai imam muda Rm Kuntara mendapat tugas menempuh studi khusus di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, 2 November 1987, menghasilkan sebuah karya tulis bertema judul “Arjuna Wiwaha” dan dilanjutkan tugas menjadi Dosen di UGM dan IKIP Sanata Dharma, 1979. Tahap tersiat dijalani oleh Rm Kuntara di Girisonta (1988-1989) di bawah bimbingan Alm Rm F. Heselaars Hartono. Serikat Jesus menerima Rm I. Kuntara Wiryamartana, S.J. sebagai Jesuit penuh pada kaul akhir yang diucapkan pada 7 September 1990 di Novisiat St Stanislaus, Girisonta.

Riwayat tugas dari kaul akhir sampai meninggalnya

Anggota Komisi Intelektual 1987
Minister Kolese St Robertus BellarminusYogyakarta1989-1992
Ketua Badan Pengurus Yayasan Sanata DharmaYogyakarta1990-1995
Konsultor Kolese St Robertus BellarminusYogyakarta1992-1999
Anggota Yayasan STKAT PradnyawidyaYogyakarta1995-2001
Superior Kolese St Robertus Bellarminus Anggota Badan Pengurus Yayasan Sanata DharmaYogyakarta Yogyakarta1998-2004 1998-2004
Dosen tetap Fakultas Sastra & Program Pasca Sarjana Ilmu Religi dan Budaya Universitas Sanata Dharma 1999-2007
Anggota Yayasan PUSKATYogyakarta2002-2009
Anggota Pusat Spiritualitas GirisontaUngaran2004-2009
Mengembangkan  pelayanan di bidang Kesusasteraan Jawa Kuna & bertempat tinggal di Wisma PTPMYogyakarta2009-2013
Anggota Komisi Kerasulan IntelektualYogyakarta2011-2012
   

Banyak tulisan yang telah dihasilkan dan dimuat di Majalah seperti Rohani, Utusan, Peraba, Orientasi, Penjebar Semangat, Gelora Mahasiswa, Driyarkara (stensil), Seri Kolsani (stensil), Phenomena (stensil), Universum (stensi), Agstya (stensi), Dinamika (stensil) dan di Harian seperti Kompas, Kedaulatan Rakyat. Selain itu juga menulis terjemahan dari buku “Teilhard de Chardin”: Sintese Baru “Tentang Evolusi”, Yayasan Kanisius, 1971 bersama Al. Hastanta. Romo Kuntara juga menulis Diktat tentang Sejarah Filsafat Cina, Maret 1973, untuk STF Driyarkara. Beliau juga menulis “Pengantar” dalam buku tulisan Rm. I. Ismartono, Meditasi, Kanisius, 1975.

Selain dikenal sebagai penulis dan dosen, Romo Kuntara juga dikenal sebagai Imam yang merayakan perayaan Ekaristi dengan khas ritual jawa, selalu ada bunga melati dan gunungan. Dalam keadaan fisiknya yang semakin menurun karena sakitnya Romo Kuntara tetap bersemangat melayani umat dalam pelayanan-pelayanan spiritualnya sampai pada akhirnya beliau harus kembali kepada Sang Pemberi Hidup yaitu Kristus sendiri.

Ekaristi Requiem dan Pemakaman

Ekaristi requiem dirayakan di Gereja St. Stanislaus Girisonta pada Sabtu, 27 Juli 2013 dan dilanjutkan dengan pemakaman di Taman Getsemani, Girisonta.