Dilahirkan pada 12 Maret 1917. Masuk Serikat Jesus pada 7 September 1938. Novisiat tahun II ditempuhnya di Girisonta, Ungaran. Tahun juniorat ditempuh selama satu tahun (1937-1938) di Girisonta, Ungaran.
Studi filsafat selama tiga tahun di Yogyakarta (1939-1941). Tahun orientasi kerasulan di Muntilan (1941-1942). Sempat mengalami masa internir di beberapa tempat seperti Banyuwangi (Kamp Kesilir), Banyubiru, Bandung (Kamp Cikudapateu), dan Bantul (kamp. Pundong).
Studi teologi ditempuhnya di Maastricht, Belanda pada tahun 1946-1950. Hingga beliau ditahbiskan menjadi seorang Imam pada 8 Desember 1948 di Maastricht, Belanda. Setelah menerima tahbisannya dan menyelesaikan studi teologinya, Pater Beek melanjutkan tahap akhir dari formasinya sebagai seorang Jesuit dalam tersiat di Inggris sekaligus melanjutkan studi di sana. Ia mengucapkan kaul terakhirnya pada 2 Februari 1953.
Karya Pater Beek setelah mengucapkan kaul akhir ialah :
| Mahasiswa | Yogyakarta (Jl. Code) | 1952-1956 |
| Mahasiswa | Yogyakarta (Realino) | 1956-1959 |
| Pastoral (Pastoran Gunung Sahari) | Jakarta | 1959-1961 1962-1972 |
| Pastoral (Skolastikat Kramat VII) | Jakarta | 1972-1974 |
| Pastoral (Residensi Gudang Peluru) | Jakarta | 1974-1983 |
Pater Beek meninggal pada 17 September 1983 di Jakarta dan dimakamkan di Taman Makam Getsemani, Girisonta.