Bruder Hardjaatmadja dilahirkan di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakara pada 8 Juni 1932, dari pasangan (Alm) Bapak J. Ramelan Hardjapawira yang pensiunan polisi dan (Alm) Ibu I. Sutiyah Hardjapawira. Br Hardja, yang bernama kecil Soepardja, menempuh pendidikan dasar Sekolah Rakyat (SR) di Turi, Sleman (1939-1946), SMP Medari, Sleman (1948-1951). Dan di antara tahun-tahun itu ia sempat mengikuti kursus pertanian di Turi (1946-1947).
Pada usia 22 tahun ia masuk Novisiat Serikat Jesus di Novisiat St Stanislaus, Girisonta pada 18 Maret 1954. Sesudah kaul pertamanya ia ditugaskan bekerja di Girisonta (1956-1959) untuk mengurusi kerumahtanggaan. Dan begitulah sepanjang hidupnya sebagai Bruder Jesuit ia menerima penugasan dalam bidang rumah tangga.
Tahap tersiat dijalani Bruder Hardja di Girisonta (1964) di bawah bimbingan Pater M. Jonckbloedt SJ. Dan mengucapkan kaul terakhirnya dalam Serikat pada 15 Agustus 1965 di hadapan Pater Henricus (Hary) Stolk, S.J. di Kolese St Ignatius, Yogyakarta.
Riwayat tugas dan tanggung jawab Br J. Hardjaatmadja
| Tugas & Tanggung Jawab | Tempat/Kota | Tahun-tahun |
| Pengurus Rumah Tangga & Kantor | Girisonta | 1956-1959 |
| Mengajar katekese | Salatiga | 1965-1970 |
| Pengurus Rumah Tangga Seminari St Paulus | Kentungan | 1970-1976 |
| Pengurus Rumah Tangga & Mengajar katekese | Kolese Kanisius, Jakarta | 1977-1986 |
| Pembantu Pastor Paroki St Isidorus | Sukorejo | 1986-1987 |
| Minister & Ekonom Seminari Dili | Dili Timor Timur | 1987-1994 |
| Asisten Minister & Ekonom Kolese Kanisius | Jakarta | 1994-2001 |
| Minister Kolese Hermanum | Jakarta | 2001-2005 |
| Asisten Minister Seminari Tinggi St Paulus | Kentungan | 2005-2010 |
| Berdoa bagi Serikat dan Gereja | Emmaus, Girisonta | 2010-wafatnya |
Bruder Hardja, selamat beristirahat dalam rumah tangga Kerajaan Sorga.
Ibadat-ibadat Arwah dan Pemakaman
Doa Rosario dan Tuguran dilakukan pada Kamis, 14 Februari 2013 di Kapel Emmaus, Girisonta. Ibadat Arwah dilakukan pada Jumat, 15 Februari 2013 di Kapel Emmaus, Girisonta dan dilanjutkan dengan Ekaristi Requiem. Usai ekaristi dilanjutkan dengan pemakaman di Taman Getsemani, Girisonta.