Dilahirkan pada 3 Desember 1915 di Yogyakarta, Bruder Woerjaatmadja merupakan putra dari (Alm) Bapak dan Ibu Cokrosanta; menerima sakramen baptis di Yogyakarta (1930) dan penguatan di Yogyakarta (1931). Ia menempuh pendidikan dasar di Yogyakarta (1922-1929), sekolah teknik di Yogyakarta (1929-1932), dan sekolah guru di Yogyakarta (1932-1933). Ia pernah bekerja di Pabrik Gula Ganjuran (1933-1934) dan Guru SD (1933-1935).
Masuk Novisiat Serikat Jesus pada 29 Oktober 1938 di Girisonta, Ungaran; dan mengucapan kaul pertamanya pada 30 Oktober 1940 di Girisonta, Ungaran. Tahun Juniorat ditempuhnya dalam dua tahun (1940-1942). Kaul akhir diucapkannya pada 2 Februari 1949.
Riwayat penugasan :
| Pengurus Rumah Girisonta | Girisonta | 1940-1942 |
| Pengurus Rumah Tangga Seminari Menengah Mertoyudan | Magelang | 1942-1944 |
| Mengurus umat sebagai ‘pastor’ di Salatiga | Salatiga | 1944-1945 |
| Mengurus Kompleks misi di Ambarawa dan mendidik para calon guru | Ambarawa | 1945-1964 |
| Pengurus Rumah tangga Kolese St. Ignatius | Yogyakarta | 1964-1965 |
| Bertugas di Katedral | Jakarta | 1965-1967 |
| Diutus ke Biak dan mendidik putera-puteri Irian Jaya | Biak | 1967-1970 |
| Menjadi utusan Indonesia untuk Kongres Para Bruder di Roma | 1970 | |
| Minister Seminari Menengah Mertoyudan | Magelang | 1970-1974 |
| Manductor Novisiat St. Stanislaus | Girisonta | 1974-1980 |
| Minister dan ‘sesepuh’ di Provinsialat | Semarang | 1980-1991 |
| Pendoa bagi Serikat Jesus dan Gereja | Girisonta | 1991-wafat |
Sebagai bruder muda dalam masa Jepang serta awal kemerdekaan ia dibimbing oleh semangat Mgr. Albertus Soegijapranata: menjadi 100% orang katolik 100% Indonesia. Ia akan selalu dikenang oleh ratusan guru yang dididiknya semasa pendidikan mereka di asrama SGB St. Yusup, Ambarawa. Ia berdevosi besar kepada Don Bosco sebagai pendidik ulung. Dalam Don Bosco ia menemuka keserasian antara semangat injili dan kebudayaan jawanya.
Misa requiem dilaksanakan pada 7 Desember 1993 dan dilanjutkan pemakaman.