Dilahirkan pada 16 Februari 2011 di Antwerpen, Belgia, Pater Looymans adalah putra dari (Alm) Bapak Arthur Gulielmus Looymans dan (Alm) Ibu Josephina Pruggmayer; menerima sakramen baptis di Antwerpen, Belgia (Februari 1911) dan penguatan di Turnhout, Mechelen. Ia menempuh pendidikan Gymnasium di Kolese St. Joseph, Turnhout.
Masuk Novisiat Serikat Jesus pada 7 September 1930 di Mariendaal, Grave. Ia berangkat ke Indonesia dan tiba di Jakarta 12 September 1931 dan langsung ke Girisonta. Kaul pertama diucapkannya pada 8 September 1932 di Girisonta, Ungaran. Tahun juniorat ditempuh selama satu tahun (1932-1933) di Girisonta, Ungaran.
Studi filsafat selama tiga tahun (1933-1936) di Yogyakarta. Tahun orientasi kerasulan sebagai katekis di daerah Yogya di bawah bimbingan P F.X. Stater (1936-1939).
Belajar teologi di Maastrict dan Valkenburg pada 1939-1943. Menerima tahbisan tonsura dan rendah dari tangan Mgr. P. Willekens pada 27 Juli 1936 di Yogyakarta; subdiakon dan diakon dari tangan Mgr. J. Lemmens pada 11 dan 12 Mei 1942 di Valkenburg; dan imam dari tangan Mgr. J. Lemmens pada 13 Mei 1942 di Valkenburg. Setelah menerima tahbisan imam, Pater Looymans melanjutkan studi teologinya hingga 1943; kemudian pada tahun yang sama menjalani tahap akhir pembinaannya sebagai Jesuit dalam tersiat di Mariendaal, Grave hingga 1944 di bawah bimbingan P Heijmeijer. Kaul akhir sebagai coadjutor spiritualis pada 2 Februari 1945 di Eijsden.
Hidup dan pekerjaan sejak kaul akhir hingga akhir hayatnya sebagai berikut :
| Minister rumah di Eijsden (rumah Ursulin yang dihuni oleh para filosof yang oleh tentara Jerman diusir dari rumah di Berchmanianum) dan kemudian di Berchmanianum, Nijmegen | Nederland | 1944-1945 |
| Minister rumah di kolese teologi di Maastricht (Canisianum) | Nederland | Februari 1945-Oktober 1947 |
| Tiba di Indonesia | 21 November 1947 | |
| Minister rumah, pengurus asrama, dan pastor paroki Ambarawa | Ambarawa | November 1947-Desember 1949 |
| Kepala semua sekolah Kanisius berpusat di Semarang | Semarang | Desenver 1949-Desember 1952 |
| Pemimpin bagian pendidikan KWI di Jakarta Bagian B. Selama beberapa waktu juga diserahkan kepadanya urusan keuangan (Bagian C) | Jakarta | Desember 1952-Desember 1967 |
| Vikaris Delegatus dan Sekretaris Apostolis Vikaris (Uskup KAJ) | Jakarta | 1960-1962 |
| Direktur Samadi Klender, rumah pertemuan serta retret. | Jakarta | Desember 1967-Juni 1975 |
| Pembangunan Samadi Klender | Jakarta | 1967-1975 |
| Pastor Paroki dan Minister Rumah Paroki Cililitan | Jakarta | Juni 1975-Januari 1978 |
| Tugas Khusu meninjau dan merevisi Karya Kebon Kayu serta PIKA | Semarang | 1978 |
| Minister rumah, Ekonom Seminari serta rumah, dan pembimbing rohani di Seminari Menengah Mertoyudan | Magelang | Januari 1979-Februari 1984 |
| Ekonom sekolah dan rumah Kolese Loyola | Semarang | 1984-1990 |
| Ekonom Yayasan Loyola | Semarang | 1986-1995 |
| Assisten Ekonom | 1995-2001 | |
| Pendoa bagi Serikat Jesus dan Gereja | Girisonta | 2001-wafat |
Beliau aktif menulis dalam bentuk buku-buku kecil yang berjumlah kurang lebih 16-20 halaman pada Majalah Taman Pustakaku yang berisi mengenai kehidupan para Santo mulai dari tahun 1953-1969 dan di Majalah Sepanjang Jalan Hidup yang berisi mengenai pengajaran atua perkenalan agama untuk orang dewasa bukan katolik pada tahun 1950-1952.
Memasuki hari tuanya beliau belum mau masuk ke Emmaus dan tetap mau tinggal di Loyola. Pater Looymans, pernah berkata: “Di asana aku langsung mau meninggal” (di sana yang dimaksud ialah Kolese Loyola). Pater Looymans pernah berjanji kepada teman akrabnya yaitu Pater Orie “Kita akan bersama ke Emmaus, ya bersama dengan kamu saya mau”
Akhirnya Pater Looymans, dengan kerendahan hatinya bersedia tinggal di Wisma Emmaus, Girisonta sampai beliau harus menghadap Bapanya di Surga pada 20 Juni 2003 di Wisma Emmaus, Girisonta, Ungaran.