Dilahirkan pada 13 Agustus 1927 di Magelang, Pater Wonosunaryo adalah putra (Alm) Bapak Liem Tjay Ie dan (Alm) Ibu Ko Mien Nio; menerima sakramen baptis di Magelang (1934) dan penguatan di Magelang (1935). Ia menempuh pendidikan dasar di Mulo, Magelang (1941-1942) dan Seminari Menengah di Muntilan, serta Kursus bahasa latin di Ganjuran (1943-1948).
Masuk Novisiat Serikat Jesus pada 21 April 1948 di Girisonta, Ungaran dan mengucapkan kaul pertamanya pada 22 April 1950 di Girisonta, Ungaran. Tahun juniorat ditempuh selama setengah tahun (1950) di Girisonta, Ungaran.
Studi filsafat ditempuh selama tiga tahun (1950-1953) di Yogyakarta. Tahun orientasi kerasulan sebagai surveillant di Kolese de Britto, Yogyakarta (1953-1956).
Belajar teologi di Yogyakarta pada 1956-1960. Tahbisan tonsura dan tahbisan rendah diterimanya dari tangan Mgr. Soegijapranata pada 1953 di Yogyakarta; subdiakon dan diakon dari tangan Mgr. Soegijapranata pada 11 April 1959 di Yogyakarta; dan imam dari tangan Mgr. Soegijapranata pada 31 Juli 1959 di Gereja St. Antonius, Kotabaru, Yogyakarta. Setelah menerima tahbisan imam, Pater Wonosunaryo melanjutkan studi teologinya; dan pada Juni di tahun yang sama menjalani tahap akhir pembinaannya sebagai Jesuit dalam tersiat di Manila hingga Juni 1961 di bawah bimbingan P Mc. Carthy, S.J. Kaul akhir sebagai coadjutor spiritualis diucapkannya di hadapan P Pollmann, S.J pada 15 Agustus 1965 di Kotabaru, Yogyakarta.
Riwayat penugasan :
| Pastor pembantu paroki Toasebio | Jakarta | 1961 |
| Pastor kepala paroki Kumetiran | Yogyakarta | 1961-1970 |
| Direktur RUmah Retret Panti Semedi | Klaten | 1971-1975 |
| Rektor Kolese dan Direktur Rumah Retret | Girisonta | 1976-1982 |
| Karya Pastoral Keuskupan Sibolga | Sumatera Utara | 1983-1986 |
| Karua Pastoral Roncalli | Salatiga | 1987-1990 |
| Pastor kepala paroki Mangga Bsar | Jakarta | 1991-1999 |
Memasuki tahun-tahun terakhir kesehatannya menurun. Setelah mengalami gangguan fungsi jantungnya yang kedua, Tuhan berkenan memanggil P Wonosunaryo dengan tenang.