Bruder Antonius Praptawidjaja, atau lebih akrab disapa Bruder Prapta, lahir di Klaten pada 8 Oktober 1938, dari pasangan suami-isteri petani Topawira Yasawinangun. Menginjak usia 16 tahun atau tepatnya pada 20 Desember 1954, ia dibaptis di Gereja St. Maria Assumpta, Klaten. Dua tahun kemudian, ia menerima sakramen Penguatan di Kapel Basin, Sidoarum, Klaten.
Bruder Prapta menempuh pendidikan dasar di SD Kanisius II Sidawayah, Klaten. Setelah itu, ia melanjutkan ke STP Kanisius Klaten dengan bidang keahlian besi. Tahun 1957 ia mengambil kursus katekis di Wedi, Klaten. Dalam rentang 1956-1958, Bruder Prapta menggeluti profesi sebagai petani di daerah Nglinggi, Klaten.
Waktu itu terlintas dalam benak Praptawidjaja muda untuk bergabung menjadi anggota Serikat Jesus. Lantas, ia matur kepada romo paroki Klaten masa itu dan oleh beliau, Prapta muda disarankan untuk pertama-tama mengetahui dan merasakan kehidupan religius dengan menjadi aspiran di Pastoran Klaten selama delapan bulan, dari 1 Januari hingga 7 September 1959. Setelah itu ia menjadi postulan di Novisiat Girisonta, juga selama enam bulan, dari 7 September 1959 hingga 19 Maret 1960.
Pada usia 22 tahun, tepatnya 18 Maret 1960, ia masuk Novisiat Serikat Jesus di Novisiat St. Stanislaus dan mengucapkan kaul pertamanya pada 19 Maret 1962 di Novisiat Girisonta, Ungaran. Setelah itu, Bruder Prapta menjalani masa yunioratnya dari tahun 1962-1965 di Rumah Retret Kristus Raja dan bersekolah di Sekolah Farming Menengah Atas (SFMA) Ambarawa dengan fokus pembelajaran pertanian, peternakan, dan kehewanan. Di masa belajarnya di SFMA Ambarawa, Bruder Prapta juga diserahi tanggung jawab atas kebun dan peternakan di Novisiat Girisonta. Tahun 1967-1970, Bruder Prapta bertugas memelihara kebun dan ternak di Seminari Menengah St. Petrus Kanisius, Mertoyudan. Pada 25 Januari hingga 30 Oktober 1971, Bruder Prapta menjalani program Tersiat di Novisiat St. Stanislaus, Girisonta di bawah bimbingan P Ch. Prawirasuprapta. Kemudian pada 2 Februari 1972 ia mengucapkan Kaul Akhir di Serikat Jesus sebagai Coadiutor Temporalis di hadapan P A. Soenarja, S.J.
Riwayat tugas Br. Praptawidjaja, S.J. dari kaul akhir sampai wafatnya
| Pengurus kebun dan peternakan di Seminari Mertoyudan | Magelang | 1975-1980 |
| Pengurus kebun dan lingkungan hidup di Seminari Tinggi St. Paulus, Kentungan | Yogyakarta | 1980-1989 |
| Karya sosial di Sorong | Papua | 1990-1998 |
| Karya pastoral di Gereja St. Franciscus Xaverius, Aimas, Sorong | Papua | 1998-2001 |
| Koordinator karyawan Kolese Le Cocq d’Armandville, Nabire | Papua | 2001-2009 |
| Anggota staf Kolese St. Ignatius | Yogyakarta | 2009-2014 |
| Berdoa untuk Gereja dan Serikat di Wisma Emmaus | Ungaran | 2014-wafatnya |
Sebelum meninggal, Bruder Prapta dirawat di R.S. Elisabet sejak 16 Juni 2015 karena pendarahan otak. Tuhan berkenan memanggil Bruder Prapta pada usia yang matang masuk ke Kerajaan Damai selama-lamanya.
Ekaristi Requiem dan Pemakaman
Ekaristi Requiem akan diadakan pada Senin, 20 Juli 2015 di Gereja St. Stanislaus, Girisonta dilanjutkan dengan pemakaman di Taman Makam Maria Ratu Damai, Girisonta, Bergas, Ungaran.