Museum opens only by Appointment.

62 024 831 5004

Family/Baptismal name           :  JOANNES ANTONIUS MULDER

Date of Birth                            :  15 October 1917

Place of Birth                           :  Deventer, Nederland

Names of Parents                     :  Henricus Joannes Mulder (Father) and Elisabeth Annemarie Lensing Mulder (Mother)

Date of Entrance into the Society : 7 September 1936

Date of Ordination Priest         :  8 December 1948, Maastricht; by RRDD Lemmens

Date of Final Vows                  :  2 February 1952, Semarang (Spiritual Coadjutor) and 27 December 1976, Semarang (Solemn Profession of four vows)

Grade at Time of Death           :  Professed of solemn vows

Date and Place of Death          :  20 October 2007, St Elizabeth Hospital, Semarang

More important biographical data on his personality and activities

Pater Joannes Antonius Mulder adalah salah satu dari tujuah anak dari (Alm) Bapak Henricus Joannes Mulder dan (Alm) Ibu Elisabeth Annemarie Lensing Mulder. Tiga dari mereka adalah pastor Jesuit dan salah satunya ialah seorang suster misionaris di Afrika. Johann Mulder memulai pendidikan dasar formalnya di sekolah Lagere, kemudian di MULO di Den Haag, HBS di Den Haag, dan terakhir di Schola Carolina, Den Haag.

Ia masuk Serikat Jesus di Mariendaal, Grave pada 7 September 1936 dan melanjutkan formasi novisiatnya di Girisonta, Jawa Tengah; menyelesaikan masa novisiatnya dengan kaul pertama yang diucapkan pada 18 September 1938. Setelah itu ia menyelesaikan masa juniornya selama satu tahun di Girisonta; ia melakukan studi filsafat di Yogyakarta (1939-1942).

Masa TOK / Regency-nya penuh dengan tragedi. Awalnya ia ditugaskan menjadi talenjaar di Muntilan (Bethlehem van Java), Jawa Tengah (1942-1943). Dunia sedang menderita akibat Perang Dunia II pada saat itu; penyusup Jepang di Jawa memenjarakan mereka yang “berkulit putih”, termasuk para misionaris dan “berjubah”. Skolastik Johann Mulder dipenjara di Yogyakarta (1943-1944), Cimahi (1944-1945), dan Bantul (1945-1946). Blessing in disguise! Di dalam penjara ia bertemu dengan Pater P.J. Zoetmulder yang terkenal sebagai ahli sastra Jawa Kuna, yang kemudian mengajarinya bahasa Arab dan Kawi.

Bebas dari penjara, Johann Mulder belajar teologi di Maastricht pada tahun 1946-1950, dan meraih lisensinya. Ia ditahbisakan sebagai diakonat di Maastricht pada tanggal 18 Mei 1948 dari RRDD J Hanssens, dan ditahbisakan sebagai imam dari RRDD Lemmens di Maastiricht pada tanggal 8 Desember 1948. Pater Johann Mulder kemudian menjalani masa tersiatnya di S. Beuno’s Tremeirchion, Inggris di bawah bimbingan Pater Henry Keane, S.J. Selesai tersiat, beliau kembali ke Indoneisa, ditugaskan sebagai Sekretaris Superior Missionis sekaligus Ekonom Ad Interim Misi Provinsi, dan tinggal di Karangpanas, Semarang.

Riwayat penugasannya setelah kaul akhir :

Professor of philosophy at Major Seminary, Yogyakarta 1952-1961
Præfectus Studiorum at Major Seminary, Yogyakarta1958-1961
Parish Priest of St Therese of Lisieux Parish, Boro, Yogyakarta1961-1964
Parish Priest of St Anthony, Surakarta and St John Parish, Wonogiri 1964-1970
Secretary of Kanisius Foundation1970-1976
Chairman of Catholic Radio and TV Broadcasting, Yogyakarta 1973-1976
Moderator of Indonesian Catholic Students League, Yogyakarta1975-1976
Students’ Apostolate and Prison Apostolate 1976-1981
Parish Priest of St Therese of Lisieux Parish, Jakarta1981-1987
Dean of Central Jakarta Deanery1981
Superior pastorum, West Jakarta1983-1987
Member of Concilium Pastorale of IDO Province 1983-1987
Assistant parish priest of St Robert Bellarmine Parish, Jakarta1987-1988
Acting parish priest of St Bonaventura Parish, Jakarta 1988-1990
Assistant parish priest of St Robert Bellarmine Parish, Jakarta1990-1998
Librarian of St Peter Canisius College, Jakarta1998-1999
Emeritus [Praying for the Society and the Church], Girisonta24 Aug 1999

Selama sepuluh tahun (1951-1961), Pater Johann Mulder memberikan waktunya untuk retret bagi para religius dari berbagai macam kongregasi. Sebagai Pastor Paroki pada 1961-1970, ia membuat kursus tahunan untuk para katekis lokal.

Pater Johann Mulder kembali ke pangkuan Bapa, menyusul adiknya Pater Antonius Mulder yang telah dipanggil Tuhan pada 9 Juli 2002.

Beliau meninggal pada 20 Oktober 2007 dan dimakamkan pada 21 Oktober 2007 di Taman Makam Getsemani, Girisonta.