Pater Keijzer lahir di Sittard, 18 April 1847. Orang tuanya segera menetap di Belanda, di mana Keijzer kecil akan mempelajari sastra klasik di Gymnasium. Dia berhasil dengan sangat baik dan menjanjikan dirinya sendiri karier yang gemilang di dunia. Kecenderungan keberaniannya yang mulai dan saleh, diarahkan pada sesuatu yang lebih baik dan lebih tinggi. Ketika tiba gilirannya untuk menjawab pertanyaan berat tentang pilihan keadaan kehidupan, dia tidak merhasiakan kepada siapapun tentang keinginannya untuk meniru Kristus yang sempurna dalam keadaan religius.
Ia memasuki novisiat Serikat Jesus di Mariendaal pada 26 September 1867, ketika ia berusia 20 tahun. Selama 4 tahun ia menyelesaikan studi sastra dan filsafatnya. Kemudian dilanjutkan dia mengajar Bahasa di Aloysius Gymnasium di Sittard pada tahun 1873-1877. Kemudian ia dikirim ke Maastricht untuk belajar Teologi. Setelah 3 tahun, dari tangan Mgr Laurent, ia menerima tahbisan imam di Mariendaal.
RIWAYAT TUGAS PATER JULIUS JOSEPHUS KEIJZER, S.J. SELAMA DI INDONESIA
| KARYA | LOKASI | TAHUN |
| Tiba di Indonesia | 1882 | |
| Paroki / Stasi – Pastoran Gedangan | Semarang | 1882-1894 |
| Pimpinan Misi | Semarang | 1894-1896 |